PaKuntan
78 kasus transaksi

Katalog Transaksi

Setiap jenis transaksi yang bisa dicatat di PaKuntan, lengkap dengan contoh kasus nyata dan jurnal debit-kreditnya — supaya Anda tahu persis bagaimana pembukuan usaha Anda akan tercatat sebelum mulai memakai aplikasinya.

Pemasukan

Penjualan jasa/barang, piutang, dan pendapatan lain dari kegiatan usaha utama.

Penjualan Jasa

Klinik kecantikan “Ayu Skincare” menerima pembayaran tunai Rp3.500.000 dari pelanggan atas jasa perawatan wajah yang baru selesai dikerjakan.

AkunDebitKredit
KasRp 3.500.000—
Pendapatan Jasa—Rp 3.500.000

Bisa juga dicatat sebagai penjualan kredit (Piutang Usaha), ditambah PPN Keluaran 11% bila usaha sudah PKP, dan/atau dipotong diskon — diskonnya tercatat terpisah ke akun "Diskon Penjualan" (kontra-pendapatan) supaya tetap kelihatan di Laporan Laba Rugi, bukan hilang begitu saja.

Penjualan Barang Dagang

Toko elektronik “Jaya Makmur” menjual barang dagangan seharga Rp1.200.000 secara tunai kepada pelanggan.

AkunDebitKredit
KasRp 1.200.000—
Pendapatan Penjualan—Rp 1.200.000
Harga Pokok Penjualan (HPP)Rp 800.000—
Persediaan Barang Dagang—Rp 800.000

Jurnal HPP tercipta otomatis dari biaya rata-rata tertimbang persediaan, tanpa perlu dihitung manual. Bisa ditambah PPN dan/atau dipotong diskon lewat menu Transaksi maupun Kasir — diskonnya tetap tercatat sebagai baris "Diskon Penjualan" tersendiri, tidak menghilang dari pembukuan.

Penjualan Barang Jadi

Khusus Manufaktur

Pabrik roti “Roti Nikmat” menjual roti hasil produksi sendiri seharga Rp2.000.000 secara tunai.

AkunDebitKredit
KasRp 2.000.000—
Pendapatan Penjualan—Rp 2.000.000
Harga Pokok Penjualan (HPP)Rp 1.300.000—
Persediaan Barang Jadi—Rp 1.300.000

Sama seperti Penjualan Barang Dagang, tapi HPP mengurangi Persediaan Barang Jadi, bukan Persediaan Barang Dagang.

Pendapatan Jasa Diterima Dimuka

Event organizer “Pesta Berkah” menerima DP Rp5.000.000 dari klien untuk acara pernikahan yang baru akan dilaksanakan bulan depan.

AkunDebitKredit
KasRp 5.000.000—
Pendapatan Jasa Diterima Dimuka—Rp 5.000.000

Kas sudah diterima, tapi belum diakui sebagai pendapatan karena jasanya belum diberikan.

Penyelesaian Jasa dari DP

Acara pernikahan yang DP-nya (Rp5.000.000) diterima “Pesta Berkah” sebelumnya sudah selesai. Total harga jasa Rp15.000.000, sisanya Rp10.000.000 dibayar tunai saat acara selesai.

AkunDebitKredit
Pendapatan Jasa Diterima DimukaRp 5.000.000—
KasRp 10.000.000—
Pendapatan Jasa—Rp 15.000.000

Menyelesaikan transaksi Pendapatan Jasa Diterima Dimuka sebelumnya; tidak bisa diedit setelah disimpan, hanya dihapus dan dicatat ulang.

Penerimaan Piutang

Pelanggan CV Sinar Abadi melunasi piutang usaha sebesar Rp4.000.000 yang sebelumnya tercatat dari penjualan kredit.

AkunDebitKredit
KasRp 4.000.000—
Piutang Usaha—Rp 4.000.000

Harus memilih piutang yang masih terbuka; nominal tidak bisa melebihi sisa saldonya.

Pemulihan Piutang Tak Tertagih

Piutang pelanggan yang sudah dihapuskan tahun lalu senilai Rp2.000.000 ternyata bisa ditagih kembali.

AkunDebitKredit
Piutang UsahaRp 2.000.000—
Penyisihan Piutang Tak Tertagih—Rp 2.000.000

Membuat piutang baru; pelunasan kasnya dicatat terpisah lewat Penerimaan Piutang.

Penjualan Piutang (Anjak Piutang)

Perusahaan menjual piutang usaha senilai Rp10.000.000 ke perusahaan pembiayaan; pembiayaan memotong biaya jasa 3% (Rp300.000) dan mentransfer sisanya tunai.

AkunDebitKredit
KasRp 9.700.000—
Beban Biaya JasaRp 300.000—
Piutang Usaha—Rp 10.000.000

Bisa memproses beberapa piutang sekaligus; tidak bisa diedit setelah disimpan.

Retur Penjualan

Toko elektronik “Jaya Makmur” menerima kembali 1 unit barang (Rp150.000, biaya pokok Rp100.000) dari penjualan tunai sebelumnya karena cacat produksi, dan mengembalikan uangnya tunai.

AkunDebitKredit
Retur dan Pengurangan Harga PenjualanRp 150.000—
Kas—Rp 150.000
Persediaan Barang DagangRp 100.000—
Harga Pokok Penjualan (HPP)—Rp 100.000

Terhubung ke transaksi penjualan aslinya — bisa retur sebagian kuantitas, dan uangnya bisa dikembalikan tunai atau mengurangi piutang yang masih terbuka. Untuk penjualan jasa, bisa juga jadi pengurangan harga tanpa barang kembali.

Baca artikel selengkapnya

Investasi

Aset tetap, aset tak berwujud, surat berharga, dan pemberian pinjaman.

Wesel Tagih

Pelanggan menandatangani wesel tagih berbunga 12%/tahun senilai Rp20.000.000 untuk memformalkan piutang usaha yang sudah menumpuk.

AkunDebitKredit
Wesel TagihRp 20.000.000—
Piutang Usaha—Rp 20.000.000

Bisa juga langsung berupa pinjaman kas (debit Kas, bukan Piutang Usaha).

Penerimaan Wesel Tagih

Wesel tagih Rp20.000.000 jatuh tempo, ditambah bunga terutang Rp2.400.000 yang belum pernah diakui.

AkunDebitKredit
KasRp 22.400.000—
Wesel Tagih—Rp 20.000.000
Pendapatan Bunga—Rp 2.400.000

Bila sebagian bunga sudah diakru sebelumnya lewat Jurnal Penyesuaian, porsi itu masuk ke Piutang Bunga.

Wesel Gagal Bayar

Wesel tagih Rp20.000.000 (plus bunga Rp2.400.000) tidak dibayar saat jatuh tempo, namun perusahaan masih yakin bisa menagihnya lewat jalur piutang biasa.

AkunDebitKredit
Piutang UsahaRp 22.400.000—
Wesel Tagih—Rp 20.000.000
Pendapatan Bunga—Rp 2.400.000

Bila dianggap tidak akan tertagih, sisi debit memakai Penyisihan Piutang Tak Tertagih sebesar pokok saja.

Pembelian Peralatan

Bengkel “Motor Jaya” membeli 1 unit mesin las seharga Rp8.000.000 tunai, termasuk ongkos kirim dan instalasi.

AkunDebitKredit
PeralatanRp 8.000.000—
Kas—Rp 8.000.000

Bisa langsung didaftarkan sebagai Aset Tetap yang disusutkan dalam satu langkah.

Pembelian Tanah

Perusahaan membeli sebidang tanah seharga Rp500.000.000 tunai untuk lokasi gudang baru.

AkunDebitKredit
TanahRp 500.000.000—
Kas—Rp 500.000.000

Tanah tidak disusutkan — berbeda dengan Perbaikan Tanah.

Perbaikan Tanah

Perusahaan membangun pagar keliling dan area parkir di atas tanah miliknya seharga Rp45.000.000 tunai.

AkunDebitKredit
Perbaikan TanahRp 45.000.000—
Kas—Rp 45.000.000

Berbeda dari Tanah, Perbaikan Tanah disusutkan karena punya umur manfaat terbatas.

Pembelian Bangunan

Perusahaan membeli ruko siap pakai seharga Rp750.000.000 secara kredit untuk kantor cabang baru.

AkunDebitKredit
BangunanRp 750.000.000—
Utang Usaha—Rp 750.000.000

Konstruksi Bangunan

Perusahaan membangun gudang baru senilai Rp300.000.000, dibayar tunai ke kontraktor sesuai termin.

AkunDebitKredit
BangunanRp 300.000.000—
Kas—Rp 300.000.000

Sasaran akunnya sama dengan Pembelian Bangunan — bedanya cuma narasi, karena aset dibangun sendiri.

Penambahan/Perbaikan Aset Tetap

Mesin produksi yang sudah terdaftar di Aset Tetap di-upgrade dengan komponen baru seharga Rp6.000.000 tunai, menambah kapasitas produksinya.

AkunDebitKredit
Peralatan (aset terkait)Rp 6.000.000—
Kas—Rp 6.000.000

Menambah nilai buku aset yang sudah ada, bukan membuat aset baru — dipilih langsung dari daftar Aset Tetap.

Pembelian Aset Tak Berwujud

Perusahaan membeli hak paten atas desain produk seharga Rp25.000.000 tunai dari penemunya.

AkunDebitKredit
PatenRp 25.000.000—
Kas—Rp 25.000.000

Bisa juga Hak Cipta, Merek Dagang, atau Waralaba dan Lisensi; bisa langsung didaftarkan sebagai aset yang diamortisasi.

Pendanaan

Modal pemilik/saham, utang jangka panjang, prive/dividen, dan pelunasan pinjaman.

Wesel Bayar

Perusahaan menandatangani wesel bayar berbunga 10%/tahun senilai Rp15.000.000 kepada pemasok.

AkunDebitKredit
Utang UsahaRp 15.000.000—
Wesel Bayar—Rp 15.000.000

Bisa juga langsung berupa pinjaman kas masuk (debit Kas, bukan Utang Usaha).

Pembayaran Wesel Bayar

Wesel bayar Rp15.000.000 jatuh tempo, ditambah bunga Rp1.500.000, dilunasi tunai sekaligus.

AkunDebitKredit
Wesel BayarRp 15.000.000—
Beban BungaRp 1.500.000—
Kas—Rp 16.500.000

Pinjaman Jangka Panjang

Perusahaan mengambil kredit investasi bank jangka waktu 5 tahun senilai Rp200.000.000, dana cair ke rekening.

AkunDebitKredit
BankRp 200.000.000—
Utang Jangka Panjang—Rp 200.000.000

Pembayaran Utang Jangka Panjang

Cicilan pokok utang jangka panjang sebesar Rp40.000.000 yang sudah direklasifikasi jatuh tempo tahun ini dibayar tunai.

AkunDebitKredit
Utang Jangka Panjang yang Jatuh TempoRp 40.000.000—
Kas—Rp 40.000.000

Mensyaratkan jurnal penyesuaian reklasifikasi sebelumnya dari Utang Jangka Panjang.

Penerbitan Obligasi

Perusahaan menerbitkan obligasi nilai nominal Rp100.000.000 dengan kupon di bawah suku bunga pasar, sehingga terjual dengan diskonto seharga Rp95.000.000 tunai.

AkunDebitKredit
KasRp 95.000.000—
Diskonto Utang ObligasiRp 5.000.000—
Utang Obligasi—Rp 100.000.000

Pembayaran Bunga Obligasi

Perusahaan membayar bunga kupon obligasi periodik sebesar Rp5.000.000 tunai; sebagian diskonto ikut diamortisasi otomatis sebesar Rp500.000.

AkunDebitKredit
Beban BungaRp 5.500.000—
Kas—Rp 5.000.000
Diskonto Utang Obligasi—Rp 500.000

Beban bunga dan amortisasi diskonto/premium dihitung otomatis dari nilai buku obligasi — tidak diinput manual.

Pelunasan Obligasi

Perusahaan melunasi lebih awal obligasi bernilai buku Rp98.000.000 (nominal Rp100.000.000 dikurangi diskonto belum teramortisasi Rp2.000.000) dengan membayar tunai Rp99.000.000, mengakui rugi pelunasan Rp1.000.000.

AkunDebitKredit
Utang ObligasiRp 100.000.000—
Rugi Pelunasan ObligasiRp 1.000.000—
Diskonto Utang Obligasi—Rp 2.000.000
Kas—Rp 99.000.000

Untung/rugi dihitung otomatis dari selisih nilai buku obligasi terhadap harga pelunasan.

Penerbitan Saham Biasa

Khusus Badan/PT

PT Maju Bersama menerbitkan 10.000 lembar saham biasa nilai nominal Rp1.000/lembar, terjual seharga Rp1.500/lembar tunai — total Rp15.000.000.

AkunDebitKredit
KasRp 15.000.000—
Modal Saham—Rp 10.000.000
Agio Saham—Rp 5.000.000

Penerbitan di bawah nilai nominal ditolak sistem, sesuai UU PT No. 40/2007 Pasal 42.

Pembelian Saham Treasuri

Khusus Badan/PT

PT Maju Bersama membeli kembali 1.000 lembar sahamnya sendiri dari pasar seharga Rp1.800/lembar tunai.

AkunDebitKredit
Saham TreasuriRp 1.800.000—
Kas—Rp 1.800.000

Penjualan Kembali Saham Treasuri

Khusus Badan/PT

PT Maju Bersama menjual kembali 500 lembar saham treasurinya (biaya rata-rata Rp1.800/lembar) seharga Rp2.000/lembar tunai.

AkunDebitKredit
KasRp 1.000.000—
Saham Treasuri—Rp 900.000
Agio Saham Treasuri—Rp 100.000

Penerbitan Saham Preferen

Khusus Badan/PT

PT Maju Bersama menerbitkan 5.000 lembar saham preferen nilai nominal Rp5.000/lembar, terjual seharga Rp5.500/lembar tunai.

AkunDebitKredit
KasRp 27.500.000—
Saham Preferen—Rp 25.000.000
Agio Saham Preferen—Rp 2.500.000

Wesel Bayar Angsuran

Perusahaan membeli kendaraan operasional lewat pembiayaan (KKB) senilai Rp150.000.000, dilunasi lewat angsuran bulanan tetap.

AkunDebitKredit
KasRp 150.000.000—
Wesel Bayar Angsuran—Rp 150.000.000

Nominal cicilan bulanan (pokok+bunga) sudah dihitung otomatis di muka.

Pembayaran Wesel Bayar Angsuran

Perusahaan membayar 1 kali angsuran KKB sebesar Rp3.200.000, porsi bunga dan pokok dihitung otomatis dari sisa pokok saat ini.

AkunDebitKredit
Beban BungaRp 1.200.000—
Wesel Bayar AngsuranRp 2.000.000—
Kas—Rp 3.200.000

Sewa Pembiayaan Dimulai

Perusahaan memulai sewa pembiayaan (finance lease) alat berat dengan nilai kini pembayaran sewa Rp120.000.000 — belum ada kas yang berpindah.

AkunDebitKredit
Aset Hak-GunaRp 120.000.000—
Liabilitas Sewa—Rp 120.000.000

Entri non-kas murni; tidak melibatkan akun Kas/Bank sama sekali.

Pembayaran Sewa Pembiayaan

Perusahaan membayar 1 kali angsuran sewa pembiayaan sebesar Rp2.500.000, porsi bunga dan pokok dihitung otomatis dari sisa liabilitas sewa saat ini.

AkunDebitKredit
Beban BungaRp 900.000—
Liabilitas SewaRp 1.600.000—
Kas—Rp 2.500.000

Tidak mengamortisasi Aset Hak-Guna — itu dicatat terpisah lewat Jurnal Penyesuaian.

Setoran Modal Pemilik

Pemilik toko menambah modal usaha di tengah jalan dengan menyetor tunai Rp30.000.000 ke rekening usaha.

AkunDebitKredit
KasRp 30.000.000—
Modal Pemilik—Rp 30.000.000

Nama akun menyesuaikan bentuk usaha: Modal Pemilik (perorangan), Modal Sekutu (CV), atau Modal Saham (badan).

Prive

Pemilik usaha menarik kas pribadi sebesar Rp5.000.000 dari kas usaha untuk keperluan pribadi.

AkunDebitKredit
PriveRp 5.000.000—
Kas—Rp 5.000.000

Khusus perorangan/CV. Badan usaha (PT) tidak bisa memakai jalur satu-langkah ini — pembagian dividen wajib lewat Deklarasi Dividen lalu Pembayaran Dividen di bawah, sesuai UU PT No. 40/2007 Pasal 71.

Deklarasi Dividen

PT Maju Bersama mengumumkan dividen Rp20.000.000 kepada pemegang saham — belum ada kas yang dibayarkan, hanya diakui sebagai kewajiban.

AkunDebitKredit
DividenRp 20.000.000—
Utang Dividen—Rp 20.000.000

Untuk badan usaha, nominal dibatasi maksimal sebesar saldo laba yang bisa dibagikan pada tanggal deklarasi (UU PT No. 40/2007 Pasal 71). Tidak bisa diedit setelah disimpan.

Pembayaran Dividen

PT Maju Bersama membayar tunai dividen Rp20.000.000 yang sudah dideklarasikan sebelumnya kepada pemegang saham.

AkunDebitKredit
Utang DividenRp 20.000.000—
Kas—Rp 20.000.000

Produksi

Bahan baku, biaya produksi, dan perpindahan barang dalam proses ke barang jadi.

Mulai Pesanan Produksi

Khusus Manufaktur

Pabrik mendaftarkan pesanan produksi baru #PO-045 untuk 500 unit produk — kartu biaya pesanan dibuka, belum ada biaya yang dicatat.

Tidak ada jurnal pada langkah ini — hanya mencatat data pendukung.

Tidak ada jurnal sama sekali pada langkah ini — murni membuka kartu biaya pesanan, seperti mendaftarkan Aset Tetap.

Pemakaian Bahan Baku

Khusus Manufaktur

Bahan baku tepung senilai Rp4.000.000 (biaya rata-rata tertimbang) dikeluarkan dari gudang ke lini produksi untuk pesanan #PO-045.

AkunDebitKredit
Persediaan Barang Dalam ProsesRp 4.000.000—
Persediaan Bahan Baku—Rp 4.000.000

Tenaga Kerja Langsung

Khusus Manufaktur

Biaya tenaga kerja langsung untuk pesanan #PO-045 sebesar Rp2.500.000 dibayar tunai ke karyawan produksi.

AkunDebitKredit
Persediaan Barang Dalam ProsesRp 2.500.000—
Kas—Rp 2.500.000

Dibayar langsung dari kas/bank — sengaja tidak melalui Utang Gaji seperti penggajian kantor biasa.

Pembebanan Overhead Pabrik

Khusus Manufaktur

Overhead pabrik dibebankan ke pesanan #PO-045 memakai tarif pra-tentukan 40% dari biaya tenaga kerja langsung (Rp2.500.000) — sebesar Rp1.000.000.

AkunDebitKredit
Persediaan Barang Dalam ProsesRp 1.000.000—
Beban Overhead Pabrik—Rp 1.000.000

Penyelesaian Produksi

Khusus Manufaktur

Pesanan #PO-045 selesai diproduksi — total akumulasi biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead sebesar Rp7.500.000 dipindahkan menjadi Persediaan Barang Jadi.

AkunDebitKredit
Persediaan Barang JadiRp 7.500.000—
Persediaan Barang Dalam Proses—Rp 7.500.000

Beban

Beban operasional, gaji, pajak, dan pembelian persediaan/perlengkapan.

Beban Operasional Lainnya

Perusahaan membayar langganan software akuntansi cloud sebesar Rp500.000/bulan secara tunai.

AkunDebitKredit
Beban OperasionalRp 500.000—
Kas—Rp 500.000

Pembayaran Beban Sewa

Toko membayar sewa ruko bulanan Rp10.000.000 tunai ke pemilik gedung (perorangan), dipotong PPh Final Pasal 4(2) 10%.

AkunDebitKredit
Beban SewaRp 10.000.000—
Kas—Rp 9.000.000
Utang PPh Final Pasal 4(2)—Rp 1.000.000

Withholding opsional (3 baris) — sewa tanah/bangunan kena PPh Final 4(2) 10%, sewa aset lain kena PPh 23 2%.

Pembayaran Beban Utilitas

Perusahaan membayar tagihan listrik dan air bulanan sebesar Rp1.800.000 tunai.

AkunDebitKredit
Beban UtilitasRp 1.800.000—
Kas—Rp 1.800.000

Beban Pemasaran/Iklan

Perusahaan membayar biaya iklan media sosial sebesar Rp2.500.000 tunai untuk kampanye promosi bulan ini.

AkunDebitKredit
Beban PemasaranRp 2.500.000—
Kas—Rp 2.500.000

Beban Jasa Profesional

Perusahaan membayar jasa konsultan pajak sebesar Rp5.000.000 tunai, dipotong PPh 23 2%.

AkunDebitKredit
Beban Jasa ProfesionalRp 5.000.000—
Kas—Rp 4.900.000
Utang PPh 23—Rp 100.000

Beban Lain-lain

Perusahaan mengeluarkan biaya tak terduga/tidak rutin sebesar Rp350.000 tunai.

AkunDebitKredit
Beban Lain-lainRp 350.000—
Kas—Rp 350.000

Beban PPh Badan (Tarif Umum)

Khusus Badan/PT

PT Maju Bersama mencatat beban PPh Badan tarif umum sebesar Rp22.000.000 (dihitung sendiri di luar aplikasi), dibayar tunai.

AkunDebitKredit
Beban PPh Badan (Tarif Umum)Rp 22.000.000—
Kas—Rp 22.000.000

Aplikasi tidak menghitung tarif pajak — nominal dihitung sendiri oleh pengguna/akuntan, sama seperti pola potongan PPh 21/23 lainnya.

Beban PPh Final PP 55

Toko kelontong dengan omzet di bawah Rp4,8 miliar/tahun membayar PPh Final PP 55 sebesar 0,5% dari omzet bulan ini, Rp750.000 tunai.

AkunDebitKredit
Beban PPh Final PP 55Rp 750.000—
Kas—Rp 750.000

Tersedia untuk semua bentuk usaha (perorangan, CV, maupun badan) yang memenuhi kriteria UMKM PP 55/2022 — berbeda dari PPh Badan tarif umum yang badan-only.

Pencatatan Gaji

Perusahaan mencatat gaji 1 periode untuk seorang karyawan: gaji kotor Rp8.000.000, dipotong PPh 21 dan BPJS karyawan, ditambah kontribusi BPJS perusahaan.

AkunDebitKredit
Beban GajiRp 8.000.000—
Beban BPJS (Kontribusi Pemberi Kerja)Rp 339.000—
Utang PPh 21—Rp 200.000
Utang BPJS Ketenagakerjaan—Rp 460.000
Utang BPJS Kesehatan—Rp 119.000
Utang Gaji—Rp 7.560.000

Hingga 6 baris jurnal sekaligus — baris potongan/kontribusi yang nilainya nol otomatis tidak ditampilkan. Ini transaksi non-kas; pembayarannya dicatat terpisah.

Baca artikel selengkapnya

Pembayaran Liabilitas Gaji

Perusahaan membayar gaji bersih karyawan sebesar Rp7.560.000 tunai, menyelesaikan Utang Gaji dari pencatatan gaji sebelumnya.

AkunDebitKredit
Utang GajiRp 7.560.000—
Kas—Rp 7.560.000

Bisa juga dipakai untuk menyetor Utang PPh 21, Utang BPJS Ketenagakerjaan, atau Utang BPJS Kesehatan.

Baca artikel selengkapnya

Perbaikan Biasa (Ordinary Repairs)

Bengkel melakukan servis rutin dan ganti oli kendaraan operasional seharga Rp600.000 tunai.

AkunDebitKredit
Beban Perbaikan dan PemeliharaanRp 600.000—
Kas—Rp 600.000

Beda dari Penambahan/Perbaikan Aset Tetap — perbaikan biasa langsung dibebankan, tidak menambah nilai aset.

Penelitian dan Pengembangan (R&D)

Perusahaan mengeluarkan biaya riset pengembangan produk baru sebesar Rp12.000.000 tunai.

AkunDebitKredit
Beban Penelitian dan PengembanganRp 12.000.000—
Kas—Rp 12.000.000

Pembelian Perlengkapan Kantor

Perusahaan membeli perlengkapan kantor (alat tulis, kertas) senilai Rp1.500.000 tunai.

AkunDebitKredit
PerlengkapanRp 1.500.000—
Kas—Rp 1.500.000

Dicatat sebagai aset dulu; pemakaiannya dibebankan bertahap lewat menu Persediaan.

Pembayaran Premi Asuransi

Perusahaan membayar premi asuransi kebakaran gedung untuk 1 tahun ke depan sebesar Rp6.000.000 tunai.

AkunDebitKredit
Asuransi Dibayar DimukaRp 6.000.000—
Kas—Rp 6.000.000

Dibebankan bertahap ke Beban Asuransi lewat Jurnal Penyesuaian setiap akhir periode.

Pembelian Barang Dagang

Toko membeli stok barang dagangan senilai Rp15.000.000 secara kredit dari pemasok.

AkunDebitKredit
Persediaan Barang DagangRp 15.000.000—
Utang Usaha—Rp 15.000.000

Pembelian Bahan Baku

Khusus Manufaktur

Pabrik membeli bahan baku kain senilai Rp9.000.000 tunai dari pemasok.

AkunDebitKredit
Persediaan Bahan BakuRp 9.000.000—
Kas—Rp 9.000.000

Retur Pembelian

Pabrik mengembalikan sebagian bahan baku senilai Rp1.000.000 (harga beli aslinya) ke pemasok karena kualitasnya tidak sesuai pesanan, dan menerima kembali uangnya tunai.

AkunDebitKredit
KasRp 1.000.000—
Persediaan Bahan Baku—Rp 1.000.000

Terhubung ke transaksi pembelian aslinya, dikreditkan pada harga beli waktu itu (bukan biaya rata-rata sekarang) — bisa retur sebagian kuantitas, dan uangnya bisa diterima tunai atau mengurangi utang yang masih terbuka.

Baca artikel selengkapnya

Persediaan Rusak/Hilang

Sejumlah barang dagangan senilai Rp1.200.000 (biaya rata-rata) ditemukan rusak akibat banjir di gudang.

AkunDebitKredit
Kerugian PersediaanRp 1.200.000—
Persediaan Barang Dagang—Rp 1.200.000

Pembayaran Utang

Perusahaan melunasi utang usaha ke pemasok sebesar Rp6.000.000 tunai.

AkunDebitKredit
Utang UsahaRp 6.000.000—
Kas—Rp 6.000.000

Harus memilih utang yang masih terbuka; nominal tidak bisa melebihi sisa saldonya.

Setor PPN Keluaran

Perusahaan menyetorkan PPN Keluaran yang sudah dipungut dari penjualan bulan lalu sebesar Rp3.300.000 ke kas negara.

AkunDebitKredit
PPN KeluaranRp 3.300.000—
Kas—Rp 3.300.000

Penghapusan Piutang Tak Tertagih

Piutang pelanggan sebesar Rp1.500.000 dipastikan tidak akan tertagih dan dihapuskan memakai cadangan yang sudah dibentuk sebelumnya.

AkunDebitKredit
Penyisihan Piutang Tak TertagihRp 1.500.000—
Piutang Usaha—Rp 1.500.000

Jurnal Penyesuaian

Akrual, beban dibayar dimuka, penyusutan, dan penyesuaian akhir periode lain sesuai basis akrual — dicatat sebelum laporan keuangan disusun.

Beban Masih Harus Dibayar

Gaji karyawan untuk 3 hari terakhir bulan ini sebesar Rp3.000.000 baru akan dibayar awal bulan depan — diakui sebagai beban periode ini meski kasnya belum keluar.

AkunDebitKredit
Beban GajiRp 3.000.000—
Beban Masih Harus Dibayar—Rp 3.000.000

Basis akrual: beban diakui saat terjadi, bukan saat kas benar-benar dibayar.

Pendapatan Masih Harus Diterima

Jasa konsultasi senilai Rp5.000.000 sudah selesai dikerjakan akhir bulan, tapi invoice baru akan dikirim ke klien awal bulan depan.

AkunDebitKredit
Pendapatan Masih Harus DiterimaRp 5.000.000—
Pendapatan Jasa—Rp 5.000.000

Basis akrual: pendapatan diakui saat menjadi hak, bukan saat kas diterima.

Beban Dibayar Dimuka

Sewa kantor setahun (Rp24.000.000) sudah dibayar dimuka awal tahun; sampai akhir bulan ini porsi 1 bulan (Rp2.000.000) sudah menjadi beban.

AkunDebitKredit
Beban SewaRp 2.000.000—
Beban Dibayar Dimuka—Rp 2.000.000

Asuransi Dibayar Dimuka

Premi asuransi kebakaran 1 tahun (Rp6.000.000) dibayar di awal; porsi 1 bulan (Rp500.000) sudah lewat masa berlakunya sampai akhir bulan ini.

AkunDebitKredit
Beban AsuransiRp 500.000—
Asuransi Dibayar Dimuka—Rp 500.000

Pengakuan Bertahap Pendapatan Diterima Dimuka

DP jasa desain Rp10.000.000 diterima bulan lalu; sampai akhir bulan ini pekerjaan baru 30% selesai (Rp3.000.000) — diakui sebagian sebagai pendapatan, sisanya tetap liabilitas.

AkunDebitKredit
Pendapatan Jasa Diterima DimukaRp 3.000.000—
Pendapatan Jasa—Rp 3.000.000

Berbeda dari Penyelesaian Jasa dari DP (kategori Pemasukan) yang menutup DP sepenuhnya sekaligus — ini mengakui sebagian secara bertahap tiap akhir periode.

Perlengkapan Terpakai

Saldo Perlengkapan tercatat Rp2.000.000; hasil hitung fisik akhir bulan tersisa Rp800.000 — selisih Rp1.200.000 berarti sudah terpakai.

AkunDebitKredit
Beban PerlengkapanRp 1.200.000—
Perlengkapan—Rp 1.200.000

Penyusutan Aset Tetap

Mesin produksi senilai Rp60.000.000 (nilai sisa Rp0, umur manfaat 5 tahun) disusutkan garis lurus — beban penyusutan bulan ini Rp1.000.000.

AkunDebitKredit
Beban PenyusutanRp 1.000.000—
Akumulasi Penyusutan—Rp 1.000.000

Tersedia kalkulator otomatis sesuai metode penyusutan (garis lurus, unit aktivitas, atau saldo menurun) untuk aset yang sudah terdaftar di Aset Tetap.

Piutang Tak Tertagih (Taksiran Cadangan)

Estimasi cadangan piutang tak tertagih akhir periode, dihitung dari persentase umur piutang, sebesar Rp1.500.000.

AkunDebitKredit
Beban Piutang Tak TertagihRp 1.500.000—
Penyisihan Piutang Tak Tertagih—Rp 1.500.000

Ini taksiran cadangan berdasarkan umur piutang, bukan penghapusan piutang tertentu — penghapusan riil ada di kategori Beban → Penghapusan Piutang Tak Tertagih.

Bunga Wesel Tagih

Wesel tagih Rp20.000.000 berbunga 12%/tahun sudah berjalan 1 bulan tapi belum jatuh tempo — bunga yang sudah menjadi hak diakui Rp200.000.

AkunDebitKredit
Piutang BungaRp 200.000—
Pendapatan Bunga—Rp 200.000

Bunga Wesel Bayar

Wesel bayar Rp15.000.000 berbunga 10%/tahun sudah berjalan 1 bulan tapi belum jatuh tempo — bunga yang sudah menjadi kewajiban diakui Rp125.000.

AkunDebitKredit
Beban BungaRp 125.000—
Utang Bunga—Rp 125.000

Reklasifikasi Utang Jangka Panjang yang Jatuh Tempo

Dari sisa utang jangka panjang Rp200.000.000, sebesar Rp40.000.000 akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan — direklasifikasi ke liabilitas jangka pendek supaya Neraca mencerminkan umur kewajiban dengan benar.

AkunDebitKredit
Utang Jangka PanjangRp 40.000.000—
Utang Jangka Panjang yang Jatuh Tempo—Rp 40.000.000

Nominal ditentukan manual sesuai jadwal cicilan utang, bukan dihitung otomatis oleh aplikasi.

Amortisasi Aset Hak-Guna (Sewa Pembiayaan)

Aset hak-guna dari sewa pembiayaan alat berat (nilai awal Rp120.000.000, masa sewa 5 tahun) diamortisasi garis lurus — beban bulan ini Rp2.000.000.

AkunDebitKredit
Beban AmortisasiRp 2.000.000—
Aset Hak-Guna—Rp 2.000.000

Amortisasi Aset Tak Berwujud

Paten senilai Rp25.000.000 (umur manfaat 10 tahun) diamortisasi garis lurus — beban bulan ini Rp208.333, dikreditkan langsung ke akun Paten.

AkunDebitKredit
Beban AmortisasiRp 208.333—
Paten—Rp 208.333

Kredit langsung ke akun aset tak berwujudnya sendiri, bukan ke akun kontra seperti Akumulasi Penyusutan pada aset tetap.

Penurunan Nilai Aset Tak Berwujud

Merek Dagang yang tercatat Rp15.000.000 mengalami penurunan nilai wajar permanen menjadi Rp10.000.000 — diakui rugi penurunan nilai Rp5.000.000.

AkunDebitKredit
Rugi Penurunan Nilai AsetRp 5.000.000—
Merek Dagang—Rp 5.000.000