PaKuntan
8 langkah

Cara Mengisi Persediaan untuk Saldo Awal

Sebelum mulai mencatat transaksi, usaha yang sudah punya stok barang dagang perlu mengisi stok itu sebagai Saldo Awal — supaya Neraca dan kartu stok per produk sama-sama akurat sejak hari pertama.

Belum pernah pakai PaKuntan sama sekali? Mulai dari Panduan Memulai dulu, lalu kembali ke sini saat sampai bagian mengisi Persediaan. Punya perlengkapan kantor/operasional juga? Lihat Cara Mengisi Perlengkapan untuk Saldo Awal.

Alur yang Direkomendasikan

1

Kenapa Ini Perlu Dilakukan Dulu

Kalau usaha Anda sudah berjalan dan sudah punya stok barang dagang sebelum pindah ke PaKuntan, stok itu perlu dicatat sebagai bagian dari Saldo Awal — sebelum mencatat transaksi penjualan/pembelian apa pun.

  • Ada dua angka yang harus selalu sama: nilai TOTAL persediaan di akun "Persediaan Barang Dagang" (dipakai Neraca) dan rincian per produk — jumlah unit serta biaya per unit (dipakai kartu stok & perhitungan HPP).
  • Kalau usaha Anda benar-benar baru dan belum punya stok sama sekali, langkah-langkah ini bisa dilewati — langsung mulai mencatat pembelian pertama lewat Transaksi.
2

Buka Daftar Akun → Saldo Awal

Di menu Daftar Akun, klik tombol "Saldo Awal" di pojok kanan atas. Isi "Per Tanggal" — biasanya 1 Januari tahun berjalan, atau tanggal Anda mulai memakai PaKuntan.

3

Cari "Persediaan Barang Dagang", Tambahkan Produknya

Cari baris akun "Persediaan Barang Dagang" di grup Aset, lalu klik "+ Tambah produk yang sudah dimiliki" di bawahnya. Isi Nama Produk, Satuan, Kuantitas (jumlah unit yang benar-benar dimiliki sekarang), dan Biaya per Satuan — harga pokok/beli per unit, BUKAN harga jual.

  • "+ Info tambahan" (opsional) kalau ingin sekalian isi SKU, barcode, kategori/merek, atau deskripsi produknya.
Kalau usaha ini pakai metode FIFO (diatur di Profil), stok awal tiap produk otomatis dicatat sebagai satu lapisan FIFO tersendiri — bukan tercampur rata dengan pembelian berikutnya.
Form tambah produk di dalam modal Saldo Awal, pada baris akun Persediaan Barang Dagang
4

Klik Tambah — Nilainya Otomatis Tersinkron

Begitu diklik "Tambah", produk itu langsung tersimpan dan nilainya otomatis menambah field "Persediaan Barang Dagang" di atasnya — dua angka ini dijamin selalu sama karena satu mengisi yang lain secara otomatis, tidak perlu dihitung atau dicocokkan manual.

  • Ulangi untuk setiap produk yang sudah dimiliki — daftar produk yang sudah ditambah beserta subtotalnya tetap tampil di bawah, dan bisa dihapus lagi (ikon tempat sampah) kalau salah input.
Dua produk sudah ditambahkan di bawah akun Persediaan Barang Dagang, dengan subtotal dan field akun yang otomatis ter-update
5

Lengkapi Akun Lain, lalu Simpan

Isi juga saldo akun Aset/Liabilitas/Ekuitas lainnya sesuai kondisi usaha pada tanggal itu (kas, piutang, utang, modal, dst), lalu klik "Simpan Saldo Awal".

Tidak perlu pusing menyamakan Total Debit dan Total Kredit secara manual — selisihnya otomatis "diparkir" ke akun Saldo Awal (Ekuitas) supaya neraca tetap seimbang. Modal ini bisa dibuka dan diedit lagi kapan saja kalau ada koreksi.
6

Cek Hasilnya di Halaman Persediaan

Buka menu Persediaan untuk melihat produk-produk yang baru ditambahkan, lengkap dengan stok, biaya rata-rata, dan nilai totalnya — siap dipakai begitu Anda mulai mencatat transaksi penjualan/pembelian yang sesungguhnya.

Halaman Persediaan menampilkan daftar produk beserta stok, biaya rata-rata, dan nilai totalnya

Hal Penting Diketahui

7

Jangan Tambah Produk Baru untuk Restock

Kalau nanti membeli tambahan stok untuk produk yang SUDAH ada di daftar — ini bukan stok awal lagi — jangan buat produk baru. Catat lewat Transaksi → Pengeluaran → "Pembelian Barang Dagang", lalu pilih produk yang sudah ada; stok dan biaya rata-ratanya otomatis diperbarui di sana.

Menambahkan produk baru untuk barang yang sebenarnya sama akan membuat PaKuntan menganggapnya dua produk terpisah, sehingga stoknya jadi tidak akurat.
8

Kalau Sudah Terlanjur Menambah Produk Duluan

Kalau produk sudah ditambahkan lewat halaman Persediaan langsung (bukan lewat picker di dalam Saldo Awal), field "Persediaan Barang Dagang" TIDAK ikut otomatis terisi — Anda perlu mengisi sendiri nilai totalnya secara manual di Saldo Awal supaya sama dengan total nilai produk yang sudah ditambahkan.

Untuk menghindari risiko salah hitung atau lupa menyamakan, lebih aman langsung ikuti alur di langkah 2–4 di atas sejak awal — semuanya lewat Saldo Awal dalam satu tempat.

Selesai — persediaan awal sudah tercatat

Neraca dan kartu stok per produk sudah sinkron sejak hari pertama. Sekarang tinggal mulai catat transaksi penjualan dan pembelian yang sesungguhnya lewat menu Transaksi.

Jelajahi Panduan Fitur Lainnya